Kamis, 19 September 2013

The Tielman Brothers

Pernah dengar The Tielman Brothers?

The Tielman Brothers adalah sebuah grup musik tertua asal Indonesia. Mereka adalah anak dari Herman Tielman asal Kupang dan Flora Lorine Hess. mereka beraliran rock n roll.  namun orang-orang di Belanda biasa menyebut musik mereka Indorock, sebuah perpaduan antara musik indonesia dan barat yang berhasil masuk internasional pada 1950-an. Mereka adalah salah satu perintis rock and roll di Belanda. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones.
The Tielman Brothers pernah tampil di Istana Negara dihadapan Sukarno. Karier rekaman mereka dimulai ketika keluarga Tielman pada tahun 1957 hijrah dan menetap di, Belanda. Nama The Tielman Brothers lebih dikenal di Eropa, terutama Belanda. Di Indonesia sendiri nama The Tielman Brothers masih menjadi nama yang asing, sebuah kenyataan yang sangat disayangkan.

Aksi panggung The Tielman Brothers yang atraktif
 
The Tielman Brothers dipercaya lebih dulu memperkenalkan musik beraliran rock sebelum The Beatles. Aksi panggung mereka dikenal selalu atraktif dan menghibur. Mereka tampil sambil melompat-lompat, berguling-guling, serta menampilkan permainan gitar, bass, dan drum yang menawan. Andy Tielman, sang frontman, bahkan dipercaya telah memopulerkan atraksi bermain gitar dengan gigi, di belakang kepala atau di belakang badan jauh sebelum Jimi Hendrix, Jimi Page atau Ritcie Blackmore



Personil empat bersaudara Tielman: Andy(lead guitar, vocal), Reggie (rhytm guitar, vocal), Phonton (double bass, vocal), dan Loulou (drums, vocal).


 Konon, Paul McCartney ternyata mengagumi band ini dan terinspirasi The Tielman Brothers sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960-an. Maklumlah, The Tielman Brothers telah membawakan lagu-lagu rock n roll jauh sebelum The Beatles muncul. Saat The Beatles manggung pertama kali di Jerman, grup band asal Inggris ini sempat melihat penampilan The Tielmans Brothers yang manggung menggunakan Hofner Violin bass. Dan saat itulah untuk yang pertamakalinya Paul melihat Bass Violin Hofner. Andy Tielmans sang gitaris memakai Fender Jazz Master khusus 10 strings. Fender sengaja mengirim representative-nya ke Jerman saat itu untuk merancang gitar buat Andy Tielmans.

Di tahun 1958 TheTielmans Brothers punya 3 album yang jadi hits di seluruh dunia dan memiliki banyak Gibson Les Paul keluaran pertama yang baru di impor ke Belanda saat itu.



Dunia luar begitu mengenal mereka. Sayang di Indonesia mereka tidak terlalu dikenal. Dari beberapa sumber kelihatan Tielman brothers itu sangat mencintai Indonesia. mereka bahkan sering tampil membawakan beberapa lagu seperti Rayuan pulau kelapa, Bolelebo, Angin mamiri, dan Bengawan Solo di beberapa pertunjukan mereka.

Sekarang group band ini sudah tidak ada lagi. Personil terakhir Andi Tilman pun sudah meninggal. Tetapi perjalanan mereka patut dikenang dalam sejarah musik indonesia.  Rock n roll yang kita kenal sekarang, bermula dari indo rock, yang dipopulerkan oleh the tielman brothers ini.

Salut dan Bangga. Dari Kupang, Dari Indonesia, lalu ke internasional dan menginspirasi aliran musik dunia.







 *Saya rangkum dari berbagai sumber.

Indonesia Vs Timor Leste

Nanti sore, Tim Nasional  Indonesia umur 19 akan melawan Timor Leste di semifinal aff.

Secara pribadi saya mendukung Indonesia. Tapi saya sungguh salut dengan Timor Leste. Saya yakin Timor Leste akan benar benar berkembang sepakbolanya. 

Dulu waktu masih SMP, banyak teman saya asli Timor Leste yang jago main bola. Dan sepak bola itu olahraga yang populer di sana. Disana tidak ada liga profesional, juga tidak ada tempat pelatihan yang bagus tapi di kompetisi- kompetisi international Timor Leste menunjukkan bahwa sepakbola begitu memasyarakat disana. 

Koq saya malah yakin  indonesia kalah sebentar. Jangan sampai.

Oh ya tentang sepakbola Timor leste ada sebuah film yang mengngkat  bakat-bakat muda disana. 
Film"A barefoot dream" diangkat dari kisah nyata. Ini Trailernya di youtube.




Film korea yang luar biasa. karena setting film nya di timor leste, sya merasa seperti dikampung sendiri. saa kecil dan suka bermain bola. Intinya film itu bagus.

Dari kondisi tanpa liga profesional, tanpa lapangan atau infrastruktur yang memadai dibanding negara-negara Asean lain, menembus semifinal adalah sebuah prestasi. Apalagi jika sampai mengalahkan Indonesia dan menuju final.

Jangan sampai. Waduhh malu Indonesiakalau sampai kalah !!





Rabu, 18 September 2013

Tentang ‘Benang Merah’nya Ruben



“Salam sastra NTT. Novel saya yang kedua berjudul “Benang Merah” akan terbit dalam waktu dekat. Saya sudah minta beberapa komentar lepas dari teman-teman. Dengan hormat, saya minta kesediaan Bapak untuk berikan komentar lepas yang nantinya akan dipasang di halaman awal novel tersebut. Komentarnya seputar isi novel, 2-5 paragraf. Atas kesediaanya, saya ucapkan terima kasih. Kalau bersedia, saya minta alamat emailnya agar bisa mengirimkan file novelnya. Terima kasih. Unu Ruben Paineon”. Begitulah pesan yang dikirim saudara saya, Ruben kepada saya via facebook. Secara pribadi saya merasa berhutang setelah pernah diminta beliau untuk bergabung menggarap proyek  Antologi puisi tentang kemiskinan yang di inisiasi putra/i NTT, dan saya menghilang secara sengaja karena kesibukan lain. 

Penasaran. Itu situasi awal yang saya rasakan ketika diminta sahabat Ruben Paineon untuk memberikan komentar tentang novel ke-2 nya. Mulailah saya cari waktu tenang untuk mengikis rasa penasaran saya dengan membaca Benang Merah. Membaca secara perlahan – lahan, berusaha masuk semakin dalam ke  alur kisahnya. Rasa penasaran, berubah begitu cepat menjadi sesuatu yang tidak asing karena saya seperti berjalan ke dalam pengalaman sendiri di kampung sana. Kefamenanu.
                                                                                           
Secara terang Ruben menjelaskan realitas kehidupan yang kompleks dan mengharukan. Jika kita mengingat  beberapa waktu yang lalu, Presiden SBY pernah mengklaim kalau pertumbuhan ekonomi naik. Artinya kehidupan bangsa membaik. Benarkah? Untuk sebagian tempat, mungkin iya. Buat beberapa level masyarakat, mungkin benar. Mereka merasakan perbaikan kehidupan. Lewat Benang Merah Ruben paineon mengajak. Sesekali coba buanglah pandangan ke pedalaman timur Nusa Tenggara. Pulau Timor. Pulau yang strategis karena berbatasan darat dengan Timor Leste dan berbatasan laut dengan Australia. Pulau yang mestinya jadi teras/halaman depan juga sebagai pintu masuk dan akses ke negara tetangga, tampak terpojok dengan istilah  miskin, tertinggal, dan terbelakang.

Berkisah tentang Ego, Jiwa dan jatidiri seorang pemuda bernama Kolo, novel Benang Merah karya sahabat saya Ruben Paineon, membuka mata kita tentang realitas masyarakat (bukan hanya di Timor) secara lebih telanjang. Pengemis di Jawa, dan pencuri di Timor, Tidak ada beda, kalau kita telusuri akar masalahnya.  Anak jalanan, sarjana yang sibuk mencari kerja, masyarakat yang masih terpenjara dalam mitos ditengah kemajuan dunia digital, adalah serpihan-serpihan yang menunjukkan bangsa ini tampak gamang.

 Saya merasakan Benang Merah, sangat menyentil. Jangan sampai bangsa ini terlena dengan kemajuan yang dijabarkan dalam data statistik. Disajikan hanya dalam angka-angka, yang sebenarnya mudah sekali dimanipulasi. Masih banyak mereka yang butuh perhatian. Bahkan untuk urusan yang sangat penting seperti pendidikan, penegakan hukum, juga akses terhadap pekerjaan. Membaca lalu merenungkan Benang Merahnya Ruben Paineon, kita tersadar di pedalaman timur nusantara, bangsa ini masih perlu banyak berbenah.

Kolo terus mencari jatidiri ditengah bangsa yang tampak kehilangan jatidiri.  Sungguh menyentil.


Salam.
Hery Opat.  
Masyarakat biasa tinggal di Jakarta.


NB.
Novel Benang Merah akan terbit dalam waktu dekat. Dan itu komentar saya setelah membaca keseluruhan isi novel kawan saya Ruben Paineon.


Minggu, 15 September 2013

Lagu - Lagu Terbaik Versi Saya

Menurut saya ada beberapa hal yang haram untuk diperdebatkan. Mereka adalah agama, tim sepakbola kesukaan. dan lagu-lagu terbaik. Berikut ini lagu-lagu terbaik versi saya, paling tidak yang sering saya nyanyikan di kamar mandi.

1. Bad of Rosses (GNR)
 Kalau yang tahu lagu ini, arti liriknya itu luar biasa. Untuk jiwa-jiwa muda, yang sering meletup-meledak       soal loooveee, lagu ini keren untuk di dengar.

sedikit liriknya :

While we're talking about all of the things that I long to believe, (Saat kita berbincang tentang hal-hal yang ingin kuyakini)
About love, the truth, what you mean to me
(Tentang cinta, kebenaran, arti dirimu bagiku)
And the truth is, baby you're all that I need.
(Dan sejujurnya hanya engkau yang kubutuhkan)

2. Rest Your Love on Me (Beeges)
    ini lagu jadul. Alunan musik pelan itu yang buat pendengarnya terbuai. suara the beeges pas dan mengena benar di lagu ini.

Lirik yang saya suka. : 

Lay your troubles on my shoulder
(Letakkan masalah Anda di bahu saya)
 Put your worries in my pocket
(Tempatkan kekhawatiran Anda di saku saya)
 Rest your love on me awhile
(Istirahatkan cintamu untukku sementara)


3. Matahari (Agnes Monika)
Lagu ini cocok buat yang sering anggap kekasih/pacar sebagai matahari. Sebagai orang yang dulu sering menggombal ke banyak wanita, dengan menyebut mereka sebagai matahari, saya suka lagu ini. lepas dari itu, memang suara si Agnes di lagu ini menurut saya unik, suara nya seperti dibikin semanja mungkin sampai yang mendengar bisa dibuat tertidur.

4. La Paloma
Pertama dengar lagu ini waktu smp. waktu itu di sebuah acara di rumah, lagu ini dinyanyikan oleh kaka sepupu saya, yang istrinya orang Timor Leste, mereka menduetkan lagu ini secara sempurna. La paloma ini lagu populer yang sudah diterjemahkan ke banyak bahasa dan diproduksi dalam jumlah banyak. irama nya khas dan sangat cepat. Di timor lagu ini biasa dan sering di pakai melantai/berdansa.   Bagus.

5. Kangen (Chrisye)
Awalnya lagu ini menurut saya biasa-biasa saja. Waktu masih berpacaran sama isri saya ini jadi salah satu lagu favorit kami. Entah bagaimana prosesnya akhirnya saya juga jadi menyukai lagu ini.
Walau dari lirik lagu ini kedengaran gembel dan jadul (secara liriknya pake surat-suratan tuh) lagu ini tetap asyik. love it.

6. We are the world (Michael Jakcson) 
Lagu we are the world merupakan alah satu lagu kesukaan saya sampai saat ini. Jika anda pernah mendengar lagu ini berarti anda tahu, Michaellah salah satu penyanyinya.Saya sangat terharu dengan lagu ini. Jika ingin dengar, saya sarankan juga lihat videonya, dimana all artis berkreasi dengan warna suara yang beda-beda untuk Afrika.

7. The way you look at me (Christian Bautista)
Untuk ukuran Asia Tenggara lagu ini cukup populer. Saya suka karena liriknya sederhana tapi maknanya dalam.


8. Judika
Kalau Judika, hampir semua lagunya saya suka. Kayaknya semua lagu yang dibawakan si Judika pasti jadi keren.  Karakter suara yang tinggi itu bikin urat leher pada keras kalau kita mau mencoba membawakan lagu-lagunya. Ada beberapa lagu yang saya suka, judulnya ; Aku yang tersakii, Bukan rayuan gombal, Bukan dia tapi aku.

 9. Dia (Sammy Simorangkir)
Lagu ini belakangan baru saya suka. kbetulan dikirim seorang teman, karena sering dengar saya jadi suka lagu ini. lyryknya agak bombastis, tapi bagus,karena alunan musik padu benar dengan suara si sammy.


10. Wonderful tonight (Eric Clapton)
 Wonderful Tonight”  dirilis tahun 1977 di album Slowhand. Lagu itu menceritakan betapa kagumnya Clapton terhadap pesona Pattie, seorang gadis yang ketika itu juga berkarier sebagai fotografer. Lagu ini sendiri tercipta saat Clapton menunggu Pattie berdandan sebelum mereka pergi ke konser Paul McCartney dan istrinya, Linda, untuk mengenang tewasnya Buddy Holly, di tahun 1976. Paling pas dengar lagu ini dikamar dan sendirian. huissss...


Itu saja dulu. Masih ada yang lain tapi menurut saya yang di atas ini yang benar-benar saya sukai sampai saat ini.

EEehhh, kapan kita karaoke lagi yah????

Pengamat

Kelihatan akhir-akhir ini ada profesi di negeri ini yg cukup laris yaitu menjadi PENGAMAT. 

Ada pengamat ekonomi, pengamat hukum, pengamat bola, dan yang paling banyak itu pengamat politik. 

Pengamat ekonomi dan hukum, syaratnya agak berat. Harus paham benar tentang ilmu itu. Pengamat bola agaknya lebih ringan. Cukup hafal saja bebrapa nama pemain tanpa harus bisa bermain bola.

Nah yg paling gampang pengamat politik. Tidak perlu pendidikan khusus. Cukup punya tv atau beli koran saja. Mudah sekali. Mugkin karena mudah jd banyak yg memilih profesi sebagai pengamat. Dan ternyata banyak yg salah 'mengamati'. Kasihan!

Rabu, 11 September 2013

Terorisme

Berita penembakan Bripka Sukardi  di  depan KPK semalam masih mewarnai pemberitaan media.

Banyak yang berpendapat, bahwa pelakunya adalah teroris. Bahwa juga sudah ada perubahan modus dari para pelaku terorisme. Tidak lagi melakukan bom bunuh diri, dengan menyerang simbol-simbol asing, tapi menyerang kepolisian dan simbol simbol kekuasaan  negara.

Saya, orang yang masih bingung dengan logika teroris. saya masih terus mereka-reka apa motivasi mereka sebenarnya. Motif agama tidak mungkin. karena tidak ada agama yang menjastifikasi kematian orang-orang tidak bersalah. politik juga menurut saya tidak mungkin. karena tidak ada pernyataan obyektif dan semacam tuntutan.

Yang mungkin adalah psikopat. kaya di film-film hollywood itu.  kurang kerjaan. Bisa yah, ada orang yang mau rela membom diri, atau menyerang orang lain yang tidak bersalah.


What the hell happen with these people,,, kenapa bisa ada orang mau jadi teroris? Kayak bagaimana yah orang yang namanya teroris itu, lahir, besar, dan menjelma menjadi seorang pembunuh? Waduh.. sungguh sesat.

Menonton berita tentang Bripka Sukardi, rasa kemanusiaan kita seperti disayat-sayat. dan kita cuma bisa duduk di bangku kita dan berharap kejadian-kejadian seperti itu jangan terjadi lagi. Berharap kebenaran tetap menang, walaupun wajahnya tidak tampak. karena ini bukan film hollywood.

They are real persons! real human! real family! real friends! real pain! real hurt! real blood! real emotions!

Seandainya semua kaya scenarionya film Hollywood, gampang ketebak, jelas yang jahatnya, jelas siapa pahlawannya, sayangnya Tuhan jauuuh lebih sophisticated dengan scenarionya. But one thing for sure : God never play dice with the universe!

Jadi buat orang kaya kita-kita, percaya saja lah bahwa memang ada hikmah yang harus kita serap dari semua peristiwa itu, ada nilai-nilai yang harus kita asah lagi, dan bahwa memang ada orang jahat di dunia ini.


                                                                   Rest In Peace















Selasa, 10 September 2013

I speak through my cloth


Tahu kan Miss world??  itu ajang, Cewe cewe cantik seantero bumi berkumpul untuk ikut kontes kecantikan.

Nah dalam sejarah pegelaran Miss World untuk pertama kalinya ajang ini dilangsungkan di Bali. Indonesia tentu merasa mendapat  kehormatan. walau tidak sedikit yang menolak.

Asumsi teman-teman yang menolak  adalah bahwa  "pegelaran itu hanya akan menelanjangi indonesia di mata dunia"  katanya "ajang itu hanyalah ajang pamer aurat yang akan sangat merendahkan indonesia sebagai negeri bermartabat". kurang lebih begitu alasan mereka. hahaha..
Saya sendiri juga sebenarnya tidak terlalu peduli. hanya saja pas lihat di  Tv saya kagum wanita - wanita cantik dari seluruh dunia tampil cantik dengan moda busana nusantara. Luar Biasa. Keindahan berbalut budaya nusantara.

ini fotonya saya ambil dari mbah google.
Cantik-cantik kan??


















Yang menolak, biarkan terus menolak. toh mereka punya alasan untuk menjaga moral bangsa.(walau itu masih bisa didebat).

Hanya saja saya pengagum kecantikan. Juga pecinta identitas busana daerah berterima kasih busana nusantara dipawaikan di panggung dunia.

Busana memang bisa berbicara banyak hal..

I speak through my cloth..(kata - kata kesohor  Umberto Eco)